Tolak New-Normal…!!! Kita pake yang Normal-normal saja….!!!!

image_pdfCetak dalam format-PDF dan bantu sebarkanimage_print

Info Harga-promosi, Discount, Bonus, Test-Drive, Pameran-mobil dan Konsultasi-gratis.

Mana sampelvirus-Covid19 kalian yang sudah melewati Proses-Pemurnian? Mana tulisan-ilmiah kalian tentang bagaimana proses-pemurnian itu dilakukan? Kok nggak-punya tapi berani pura-pura tauk tentang penyakit-Corona? Kapan kalian bikin penelitian dengan sampelvirus-Covid19 yang asli? Sampel tempe-bongkrek yang kalian pake kaleee....... Wong boss/tuhan kalian saja (WHO) itu bahkan sudah ketanggor bohong dan ketanggor SENGAJA PALSUKAN SAMPELVIRUS-COVID19 kok. Corona itu bukan wabah/pandemic kok. Biasa saja. Corona ini infodemic alias penipuan-massal oleh IDI, mediapers-mainstream dan politikus/pejabat-kotor.
Mana sampelvirus-Covid19 kalian yang sudah melewati Proses-Pemurnian? Mana tulisan-ilmiah kalian tentang bagaimana proses-pemurnian itu dilakukan? Kok nggak-punya tapi berani pura-pura tauk tentang penyakit-Corona? Kapan kalian bikin penelitian dengan sampelvirus-Covid19 yang asli? Sampel tempe-bongkrek yang kalian pake kaleee…….
Wong boss/tuhan kalian saja (WHO) itu bahkan sudah ketanggor bohong dan ketanggor SENGAJA PALSUKAN SAMPELVIRUS-COVID19 kok.
Corona itu bukan wabah/pandemic kok. Biasa saja. Corona ini infodemic alias penipuan-massal oleh IDI, mediapers-mainstream dan politikus/pejabat-kotor.

Mana sampelvirus-Covid19 kalian yang sudah melewati Proses-Pemurnian? Mana tulisan-ilmiah kalian tentang bagaimana proses-pemurnian itu dilakukan? Kok nggak-punya tapi berani pura-pura tauk tentang penyakit-Corona? Kapan kalian bikin penelitian dengan sampelvirus-Covid19 yang asli? Sampel tempe-bongkrek yang kalian pake kaleee…….
Wong boss/tuhan kalian saja (WHO) itu bahkan sudah ketanggor bohong dan ketanggor SENGAJA PALSUKAN SAMPELVIRUS-COVID19 kok.


ITU LAPORAN KEPADA PUBLIC TENTANG CARA
ITU LAPORAN KEPADA PUBLIC TENTANG CARA “BAGAIMANA MEREKA MELAKUKAN PEMURNIAN VIRUS-COVID19 SUDAH SENGAJA BROKEN-LINK (FILE NYA DIHAPUS dari situs WHO), SETELAH KETANGGOR-BOHONG KARENA BEBERAPA ILMUWAN MEMBONGKAR KEPALSUAN METODE-PEMURNIAN MEREKA (yang paling-terkenal adalah oleh DR.Kaufmann silahkan liat-sendiri di situs ‘LondonReal.tv’).

ITU LAPORAN KEPADA PUBLIC TENTANG CARA
ITU LAPORAN KEPADA PUBLIC TENTANG CARA “BAGAIMANA MEREKA MELAKUKAN PEMURNIAN VIRUS-COVID19 SUDAH SENGAJA BROKEN-LINK (FILE NYA DIHAPUS dari situs WHO), SETELAH KETANGGOR-BOHONG KARENA BEBERAPA ILMUWAN MEMBONGKAR KEPALSUAN METODE-PEMURNIAN MEREKA (yang paling-terkenal adalah oleh DR.Kaufmann silahkan liat-sendiri di situs ‘LondonReal.tv’).
ITU LAPORAN KEPADA PUBLIC TENTANG CARA
ITU LAPORAN KEPADA PUBLIC TENTANG CARA “BAGAIMANA MEREKA MELAKUKAN PEMURNIAN VIRUS-COVID19 SUDAH SENGAJA BROKEN-LINK (FILE NYA DIHAPUS dari situs WHO), SETELAH KETANGGOR-BOHONG KARENA BEBERAPA ILMUWAN MEMBONGKAR KEPALSUAN METODE-PEMURNIAN MEREKA (yang paling-terkenal adalah oleh DR.Kaufmann silahkan liat-sendiri di situs ‘LondonReal.tv’).

Corona itu bukan wabah/pandemic kok. Biasa saja. Corona ini infodemic alias penipuan-massal oleh IDI, mediapers-mainstream dan politikus/pejabat-kotor.

Kalo sampelvirus juga kalian nggak-punya, berarti alat-test kalian juga SEMUANYA SENGAJA KALIAN BIKIN NGACO khan (wong dari/sejak sampelvirus nya saja sudah palsu/ngaco)….. Biar terkesan SEOLAH KORBAN-COVID19 itu banyak padahal sakit-panu pun kalau perlu dijadikan korban-Covid19 juga. Pokok nya: “APAPUN PENYAKIT NYA, JADIKAN MEREKA KORBAN-COVID19”. Gitu khan…


Alat-Test-Corona itu
Alat-Test-Corona itu “ngaco nya” bukan karena “buatan nya abal-abal” melainkan memang “SENGAJA DIBIKIN NGACO BIAR SEOLAH BANYAK-KORBAN-TERINFEKSICORONA” bahkan kambing dan pepaya pun seolah terinfeksi Corona (virus-Covid19).

https://kabar6.com/presiden-tanzania-anggap-alat-tes-covid-19-rusak-setelah-kambing-dan-pepaya-positif-terkena-virus/

Kalo meninggal misalnya karena penyakit-jantung, mbokya jujur dibilang “MENINGGAL KARENA JANTUNG (bukan karena Covid19). Lach kok dijadikan korban-Covid19 gitu sich… (Penyakit-Komorbid malah dicuekin biar disangka seolah Covid19 itu berbahaya/mematikan padahal cuman kayak batuk-flu biasa saja).









Lagian kalo nggak-punya sampelvirus-murni, boro-boro bisa bikin vaksin….wong bikin penelitian tentang Corona saja nggak-bisa kok.
Selama ini yang kalian bicarakan tentang Covid19 dan korban-terinfeksi nya jelas-jelas cuman karangan-belaka doank kok.

Vaksin-Covid19 itu isi nya adalah: “Virus-Covid19 yang sudah dilemahkan khan”, padahal kalian nggak-punya sampelvirus-Covid19 yang sudah melewati proses-pemurnian gitu kok.
Trus vaksin kalian itu isi nya apa yach? Cendol-Dawet kah? Hueheheheh…



https://londonreal.tv

Lagian kalo nggak-punya sampelvirus-murni, boro-boro bisa bikin vaksin….wong bikin penelitian tentang Corona saja nggak-bisa kok.
Selama ini yang kalian bicarakan tentang Covid19 dan korban-terinfeksi nya jelas-jelas cuman karangan-belaka doank kok.

Coba kalian contek caranya Ibu Siti-Fadilah selesaikan/tangani vlrus-fluburung dahulu-kala itu dech. Pasti Indonesia bebas-Corona:
1.Nggak-ada lagi rakyat-kecil bangkrut dan kelaparan lagi;
2. Nggak-ada ibu-ibu keguguran;
3. Nggak-ada orang yang meninggal karena ditakut-takutin Corona (Skizofrenia) bahkan “sengaja dibunuh” dengan “malpraktek yang disengaja karena diagnose sengaja dibikin ngaco (selalu dibilang penyakitnya seolah adalah Corona padahal bukan);
4. Nggak-ada lagi rakyat yang diperas musti bayar denda-ini dan denda-itu;
5. Nggak-ada rakyat disuruh sedot gas CO2 nya sendiri gara-gara musti pake masker segala;
6. Sekolahan lancar dan bisa tatap-muka, generasi-muda nggak-jadi bodoh seperti sekarang;
7. Busway, masjid, dll bisa muat-penuh lagi dan segala-macam unefficiency+uneffectiveness bisa dihindari;
8. dan masih banyak-banget kerugian lainnya bisa dihindari.

Kami rakyat-Indonesia menolak New-Normal, kami rakyat-Indonesia cuman mau yang Normal-Normal saja…!!!
Kami rakyat-Indonesia juga adakan transaksi-alternatif dengan dinar+dirham sebagai jalankeluar-mandiri(bertahanhidup dan penjuangkan masadepan anak-anak kita) dari krisis-ekonomi buatan pemerintah-ZionisIndonesia atas perintah Zionis/Illuminati/penyembahsetan dengan sandiwara-Corona nya ini. Bertransaksi dengan dinar+dirham itu hak-asasi kita sebagai manusia. Kalau mereka melarang dan penjarakan kita cuman gara-gara kita juga bertransaksi dengan dinar+dirham(selain juga dengan Rupiah), berarti mereka lach yang radikal/teroris/intolerant. Kalau mereka melarang dan penjarakan kita cuman gara-gara kita juga bertransaksi dengan dinar+dirham(selain juga dengan Rupiah), berarti harus kita lawan. Mereka yang melarang kita pakai dinar+dirham adalah antek-Illuminati(Zionis) penyembah-setan. KITA LAWAN MEREKA…!!!




Kita (rakyat-Indonesia) juga bangun-sendiri perekonomian(+industri+tani+ternak) secara kerakyatan (bottom-up: Sedari Bawah menuju Atas).

NKRI dan Pancasila kita memang sedang dirampokin Zionis/Illuminati/Neokolim dan sandiwara-Corona ini adalah alat untuk menjerumuskan rakyat-Indonesia ke dalam jurang-perbudakan/perampokan (OmniBusLaw – UU CiptaKerja) oleh NWO (New-World-Order / Novus-Ordo-Seclorum). Tambang sudah semuanya di-sita Zionis/Illuminati (OmniBusLaw – UU Minerba) dan beberapa-pulau juga sudah mulai disita gitu kok (Pulau Komodo, dll).

Coming soon: “Komplek pelacuran+maksiat termewah untuk gerombolan Illuminati(Zionis-Capitalist) sebagai kelanjutan Hotel-Alexis(Four-Play) dan Hotel-Marlboro + CS”. Sekarang doank ngaku nya seolah: “Proyek-Pemerintah untuk Pariwisata”, padahal itu pulau di-sita YahudiZionis dan dijadikan tempatmaksiat-supermewah.
NKRI = Negara Ke-lonte-an Rampokmafia Indonesia



FrameWork Penjajahan+Perbudakan nya yach OmniBusLaw (Kumpulan UU-baru yang lintas-sektoral dan punya superposisi terhadap UU yang sebelumnya berlaku untuk dikoreksi/diloncati oleh OmniBusLaw ini) itu.


Foto penyerahan-Indonesia kepada IMF (illuminati YahudiZionis penyembah-Dajjal/Iblis) dengan cara:
Foto penyerahan-Indonesia kepada IMF (illuminati YahudiZionis penyembah-Dajjal/Iblis) dengan cara: “NKRI di-borgol pake persetujuan/patuh kepada intervensi kebijakan-ekonomi”. Penjajahan gaya-baru (neokolim) tidak-dengan militer lagi melainkan lewat ekonomi.

Foto penyerahan-Indonesia kepada IMF (illuminati YahudiZionis penyembah-Dajjal/Iblis) dengan cara:
Foto penyerahan-Indonesia kepada IMF (illuminati YahudiZionis penyembah-Dajjal/Iblis) dengan cara: “NKRI di-borgol pake persetujuan/patuh kepada intervensi kebijakan-ekonomi”. Penjajahan gaya-baru (neokolim) tidak-dengan militer lagi melainkan lewat ekonomi.
Foto penyerahan-Indonesia kepada IMF (illuminati YahudiZionis penyembah-Dajjal/Iblis) dengan cara:
Foto penyerahan-Indonesia kepada IMF (illuminati YahudiZionis penyembah-Dajjal/Iblis) dengan cara: “NKRI di-borgol pake persetujuan/patuh kepada intervensi kebijakan-ekonomi”. Penjajahan gaya-baru (neokolim) tidak-dengan militer lagi melainkan lewat ekonomi.
Krisis-moneter tahun 1998 oleh Zionist George-Soros ternyata hanyalah:
Krisis-moneter tahun 1998 oleh Zionist George-Soros ternyata hanyalah: “Saat nya Soeharto menyerahkan (menggadaikan) secara sangat-murah NKRI beserta rakyat nya untuk dimiliki oleh Zionist sepenuh nya”.
Inilah sebab nya semua pesawat design+bikinan Habibie dibuang begitu saja (sejak 1998) oleh bangsa-sendiri kendati sudah dipesan dan sudah-pasti dibayarlunas oleh Eropa dalam kontrak jual-beli yang cukup panjang. Pengkhianat-bangsa yang merasuki pemerintahan-ZionisIndonesia dengan sengaja menuruti perintah-Illuminati untuk tetap membuat Indonesia menjadi negara-miskin, bodoh dan terpuruk.
Mafia-koruptor di NKRI itu memang di-backing Illuminati kok sudah sejak-lama.
Krisis-moneter tahun 1998 oleh Zionist George-Soros ternyata hanyalah:
Krisis-moneter tahun 1998 oleh Zionist George-Soros ternyata hanyalah: “Saat nya Soeharto menyerahkan (menggadaikan) secara sangat-murah NKRI beserta rakyat nya untuk dimiliki oleh Zionist sepenuh nya”.
Inilah sebab nya semua pesawat design+bikinan Habibie dibuang begitu saja (sejak 1998) oleh bangsa-sendiri kendati sudah dipesan dan sudah-pasti dibayarlunas oleh Eropa dalam kontrak jual-beli yang cukup panjang. Pengkhianat-bangsa yang merasuki pemerintahan-ZionisIndonesia dengan sengaja menuruti perintah-Illuminati untuk tetap membuat Indonesia menjadi negara-miskin, bodoh dan terpuruk.
Mafia-koruptor di NKRI itu memang di-backing Illuminati kok sudah sejak-lama.
Krisis-moneter tahun 1998 oleh Zionist George-Soros ternyata hanyalah:
Krisis-moneter tahun 1998 oleh Zionist George-Soros ternyata hanyalah: “Saat nya Soeharto menyerahkan (menggadaikan) secara sangat-murah NKRI beserta rakyat nya untuk dimiliki oleh Zionist sepenuh nya”.
Inilah sebab nya semua pesawat design+bikinan Habibie dibuang begitu saja (sejak 1998) oleh bangsa-sendiri kendati sudah dipesan dan sudah-pasti dibayarlunas oleh Eropa dalam kontrak jual-beli yang cukup panjang. Pengkhianat-bangsa yang merasuki pemerintahan-ZionisIndonesia dengan sengaja menuruti perintah-Illuminati untuk tetap membuat Indonesia menjadi negara-miskin, bodoh dan terpuruk.
Mafia-koruptor di NKRI itu memang di-backing Illuminati kok sudah sejak-lama.
Kalian Rakyat-Indonesia masih mau bilang bahwa NKRI memiliki kekayaan-alam yang berlimpah padahal sudah sejak-lama diserahkan kepada YahudiZionis (Zionist-Capitalist). Tanpa Anda sadari selama ini Anda hanya dibius dan ditipu oleh mediapers-mainstream milik Zionists (KompasTV, MetroTV, CNBC, CNN, dll). Anda merasa memiliki padahal faktanya:
Kalian Rakyat-Indonesia masih mau bilang bahwa NKRI memiliki kekayaan-alam yang berlimpah padahal sudah sejak-lama diserahkan kepada YahudiZionis (Zionist-Capitalist). Tanpa Anda sadari selama ini Anda hanya dibius dan ditipu oleh mediapers-mainstream milik Zionists (KompasTV, MetroTV, CNBC, CNN, dll). Anda merasa memiliki padahal faktanya: “Yang Anda miliki hanya lah pepesan-kosong belaka”.
Jenderal Suharto yang telah sukses mengkudeta Bung Karno, mengirim satu tim ekonomi yang terdiri dari Prof. Sadli, dan sejumlah profesor ekonomi lulusan Berkeley University AS-sebab itu tim ekonomi ini juga disebut sebagai ‘Berkeley Mafia’-ke Swiss. Mereka hendak menggelar pertemuan dengan sejumlah konglomerat Yahudi dunia yang dipimpin Rockefeller. Di Swiss, sebagaimana bisa dilihat dari film dokumenter karya John Pilger berjudul “The New Ruler of the World’ yang bisa didownload di situsyoutube, tim ekonomi suruhan Jenderal Suharto ini menggadaikan seluruh kekayaan alam negeri ini ke hadapan Rockefeler cs. Dengan seenak perutnya, mereka mengkavling-kavling bumi Nusantara dan memberikannya kepada pengusaha-pengusaha Yahudi tersebut. Gunung emas di Papua diserahkan kepada Freeport, ladang minyak di Aceh kepada Exxon, dan sebagainya. Undang-Undang Penanaman Modal Asing (UU PMA) tahun 1967 pun dirancang di Swiss, menuruti kehendak para pengusaha Yahudi tersebut. Jatuhnya Bung Karno dan naiknya Jenderal Suharto dirayakan dengan penuh suka cita oleh Washington. Bahkan Presiden Nixon menyebutnya sebagai “Hadiah terbesar dari Asia Tenggara”. Satu negeri dengan wilayah yang sangat strategis, kaya raya dengan sumber daya alam, segenap bahan tambang, dan sebagainya ini telah berhasil dikuasai dan dalam waktu singkat akan dijadikan ‘sapi perahan’ bagi kejayaan imperialisme Barat. Nopember 1967, Jenderal Suharto menugaskan satu tim ekonom pro-AS menemui para’bos’ Yahudi Internasional di Swiss. Disertasi Doktoral Brad Sampson, dari Northwestern UniversityAS menelusuri fakta sejarah Indonesia di awal Orde Baru. Prof. Jeffrey Winters diangkat sebagai promotornya. Indonesianis asal Australia, John Pilger dalamThe New Rulers of The World, mengutip Sampson dan menulis:“Dalam bulan November 1967, menyusul tertangkapnya ‘hadiah terbesar’ (istilah pemerintah AS untuk Indonesia setelah Bung Karno jatuh dan digantikan oleh Soeharto), maka hasil tangkapannya itu dibagi-bagi. The Time Life Corporation mensponsori konferensi istimewa di Jenewa, Swiss, yang dalam waktu tiga hari membahas strategi pengambil-alihan Indonesia.Para pesertanya terdiri dari seluruh kapitalis yang paling berpengaruh di dunia, orang-orang seperti David Rockefeller. Semua raksasa korporasi Barat diwakili perusahaan-perusahaan minyak dan bank, General Motors, Imperial Chemical Industries, British Leyland, British American Tobacco, American Express, Siemens, Goodyear, The International Paper Corporation, US Steel, ICI, Leman Brothers, Asian Development Bank, Chase Manhattan, dan sebagainya.”Di seberang meja, duduk orang-orang Soeharto yang oleh Rockefeller dan pengusaha-pengusaha Yahudi lainnya disebut sebagai ‘ekonom-ekonom Indonesia yang korup’. “Di Jenewa, Tim Indonesia terkenal dengan sebutan ‘The Berkeley Mafia’ karena beberapa di antaranya pernah menikmati beasiswa dari pemerintah Amerika Serikat untuk belajar di Universitas California di Berkeley. Mereka datang sebagai peminta-minta yang menyuarakan hal-hal yang diinginkan oleh para majikannya yang hadir. Menyodorkan butir-butir yang dijual dari negara dan bangsanya. Tim Ekonomi Indonesia menawarkan: tenaga buruh yang banyak dan murah, cadangan dan sumber daya alam yang melimpah, dan pasar yang besar.”Masih dalam kutipan John Pilger, “Pada hari kedua, ekonomi Indonesia telah dibagi sektor demi sektor.” Prof. Jeffrey Winters menyebutnya, “Ini dilakukan dengan cara yang amat spektakuler.” “Mereka membaginya dalam lima seksi: pertambangan di satu kamar, jasa-jasa di kamar lain, industri ringan di kamar satunya, perbankan dan keuangan di kamar yang lain lagi; yang dilakukan oleh Chase Manhattan duduk dengan sebuah delegasi yang mendiktekan kebijakan-kebijakan yang dapat diterima oleh mereka dan para investor lainnya. Kita saksikan para pemimpin korporasi besar ini berkeliling dari satu meja ke meja lainnya, mengatakan, ‘Ini yang kami inginkan, itu yang kami inginkan, ini, ini, dan ini.’ Dan mereka pada dasarnya merancang infrastruktur hukum untuk berinvestasi. Tentunya produk hukum yang sangat menguntungkan mereka. Saya tidak pernah mendengar situasi seperti itu sebelumnya, di mana modal global duduk dengan wakil dari negara yang diasumsikan sebagai negara berdaulat dan merancang persyaratan buat masuknya investasi mereka ke dalam negaranya sendiri.” Freeport mendapatkan gunung tembaga di Papua Barat (Henry Kissinger, pengusaha Yahudi AS, duduk dalam Dewan Komisaris). Sebuah konsorsium Eropa mendapatkan Nikel di Papua Barat. Sang raksasa Alcoa mendapatkan bagian terbesar dari bauksit Indonesia. Sekelompok perusahaan Amerika, Jepang, dan Perancis mendapatkan hutan-hutan tropis di Kalimantan, Sumatera, dan Papua Barat. Pada 12 Maret 1967, Jenderal Soeharto dilantik sebagai Presiden RI ke-2. Tiga bulan kemudian, dia membentuk Tim Ahli Ekonomi Kepresidenan yang terdiri dari Prof Dr. Widjojo Nitisastro, Prof. Dr. Ali Wardhana, Prof Dr. Moh. Sadli, Prof Dr. Soemitro Djojohadikusumo, Prof Dr. Subroto, Dr. Emil Salim, Drs. Frans Seda, dan Drs. Radius Prawiro. Seluruhnya pro kapitalisme. Nopember 1967, Suharto mengirim tim ekonomi ini ke Swiss menemui para CEO Yahudi Internasional. Lahirlah UU PMA 1967 yang sangat menguntungkan imperialis Barat. Prinsip kemandirian ekonomi Indonesia yang dijaga mati-matian Bung Karno, oleh Jenderal Suharto dihabisi dengan menjadikan Indonesia sebagai negara yang sangat tergantung pada Barat sebagai kekuatan kapitalis dunia.
Jenderal Suharto yang telah sukses mengkudeta Bung Karno, mengirim satu tim ekonomi yang terdiri dari Prof. Sadli, dan sejumlah profesor ekonomi lulusan Berkeley University AS-sebab itu tim ekonomi ini juga disebut sebagai ‘Berkeley Mafia’-ke Swiss. Mereka hendak menggelar pertemuan dengan sejumlah konglomerat Yahudi dunia yang dipimpin Rockefeller. Di Swiss, sebagaimana bisa dilihat dari film dokumenter karya John Pilger berjudul “The New Ruler of the World’ yang bisa didownload di situsyoutube, tim ekonomi suruhan Jenderal Suharto ini menggadaikan seluruh kekayaan alam negeri ini ke hadapan Rockefeler cs. Dengan seenak perutnya, mereka mengkavling-kavling bumi Nusantara dan memberikannya kepada pengusaha-pengusaha Yahudi tersebut. Gunung emas di Papua diserahkan kepada Freeport, ladang minyak di Aceh kepada Exxon, dan sebagainya. Undang-Undang Penanaman Modal Asing (UU PMA) tahun 1967 pun dirancang di Swiss, menuruti kehendak para pengusaha Yahudi tersebut. Jatuhnya Bung Karno dan naiknya Jenderal Suharto dirayakan dengan penuh suka cita oleh Washington. Bahkan Presiden Nixon menyebutnya sebagai “Hadiah terbesar dari Asia Tenggara”. Satu negeri dengan wilayah yang sangat strategis, kaya raya dengan sumber daya alam, segenap bahan tambang, dan sebagainya ini telah berhasil dikuasai dan dalam waktu singkat akan dijadikan ‘sapi perahan’ bagi kejayaan imperialisme Barat. Nopember 1967, Jenderal Suharto menugaskan satu tim ekonom pro-AS menemui para’bos’ Yahudi Internasional di Swiss. Disertasi Doktoral Brad Sampson, dari Northwestern UniversityAS menelusuri fakta sejarah Indonesia di awal Orde Baru. Prof. Jeffrey Winters diangkat sebagai promotornya. Indonesianis asal Australia, John Pilger dalamThe New Rulers of The World, mengutip Sampson dan menulis:“Dalam bulan November 1967, menyusul tertangkapnya ‘hadiah terbesar’ (istilah pemerintah AS untuk Indonesia setelah Bung Karno jatuh dan digantikan oleh Soeharto), maka hasil tangkapannya itu dibagi-bagi. The Time Life Corporation mensponsori konferensi istimewa di Jenewa, Swiss, yang dalam waktu tiga hari membahas strategi pengambil-alihan Indonesia.Para pesertanya terdiri dari seluruh kapitalis yang paling berpengaruh di dunia, orang-orang seperti David Rockefeller. Semua raksasa korporasi Barat diwakili perusahaan-perusahaan minyak dan bank, General Motors, Imperial Chemical Industries, British Leyland, British American Tobacco, American Express, Siemens, Goodyear, The International Paper Corporation, US Steel, ICI, Leman Brothers, Asian Development Bank, Chase Manhattan, dan sebagainya.”Di seberang meja, duduk orang-orang Soeharto yang oleh Rockefeller dan pengusaha-pengusaha Yahudi lainnya disebut sebagai ‘ekonom-ekonom Indonesia yang korup’. “Di Jenewa, Tim Indonesia terkenal dengan sebutan ‘The Berkeley Mafia’ karena beberapa di antaranya pernah menikmati beasiswa dari pemerintah Amerika Serikat untuk belajar di Universitas California di Berkeley. Mereka datang sebagai peminta-minta yang menyuarakan hal-hal yang diinginkan oleh para majikannya yang hadir. Menyodorkan butir-butir yang dijual dari negara dan bangsanya. Tim Ekonomi Indonesia menawarkan: tenaga buruh yang banyak dan murah, cadangan dan sumber daya alam yang melimpah, dan pasar yang besar.”Masih dalam kutipan John Pilger, “Pada hari kedua, ekonomi Indonesia telah dibagi sektor demi sektor.” Prof. Jeffrey Winters menyebutnya, “Ini dilakukan dengan cara yang amat spektakuler.” “Mereka membaginya dalam lima seksi: pertambangan di satu kamar, jasa-jasa di kamar lain, industri ringan di kamar satunya, perbankan dan keuangan di kamar yang lain lagi; yang dilakukan oleh Chase Manhattan duduk dengan sebuah delegasi yang mendiktekan kebijakan-kebijakan yang dapat diterima oleh mereka dan para investor lainnya. Kita saksikan para pemimpin korporasi besar ini berkeliling dari satu meja ke meja lainnya, mengatakan, ‘Ini yang kami inginkan, itu yang kami inginkan, ini, ini, dan ini.’ Dan mereka pada dasarnya merancang infrastruktur hukum untuk berinvestasi. Tentunya produk hukum yang sangat menguntungkan mereka. Saya tidak pernah mendengar situasi seperti itu sebelumnya, di mana modal global duduk dengan wakil dari negara yang diasumsikan sebagai negara berdaulat dan merancang persyaratan buat masuknya investasi mereka ke dalam negaranya sendiri.” Freeport mendapatkan gunung tembaga di Papua Barat (Henry Kissinger, pengusaha Yahudi AS, duduk dalam Dewan Komisaris). Sebuah konsorsium Eropa mendapatkan Nikel di Papua Barat. Sang raksasa Alcoa mendapatkan bagian terbesar dari bauksit Indonesia. Sekelompok perusahaan Amerika, Jepang, dan Perancis mendapatkan hutan-hutan tropis di Kalimantan, Sumatera, dan Papua Barat. Pada 12 Maret 1967, Jenderal Soeharto dilantik sebagai Presiden RI ke-2. Tiga bulan kemudian, dia membentuk Tim Ahli Ekonomi Kepresidenan yang terdiri dari Prof Dr. Widjojo Nitisastro, Prof. Dr. Ali Wardhana, Prof Dr. Moh. Sadli, Prof Dr. Soemitro Djojohadikusumo, Prof Dr. Subroto, Dr. Emil Salim, Drs. Frans Seda, dan Drs. Radius Prawiro. Seluruhnya pro kapitalisme. Nopember 1967, Suharto mengirim tim ekonomi ini ke Swiss menemui para CEO Yahudi Internasional. Lahirlah UU PMA 1967 yang sangat menguntungkan imperialis Barat. Prinsip kemandirian ekonomi Indonesia yang dijaga mati-matian Bung Karno, oleh Jenderal Suharto dihabisi dengan menjadikan Indonesia sebagai negara yang sangat tergantung pada Barat sebagai kekuatan kapitalis dunia.

Hanya berselang beberapa-hari sejak si Suharto jadi Presiden-RI (menggulingkan Soekarno):
Hanya berselang beberapa-hari sejak si Suharto jadi Presiden-RI (menggulingkan Soekarno): “Bagi-bagi kekayaan-alam NKRI langsung diselenggarakan oleh gerombolan-perampok ini.
Ini benar-benar persekongkolan-jahat yang sukses gilang-gemilang antara Pengkhianat-bangsa (Soeharto) dan YahudiZionis(Illuminati).
Mereka menari-nari di atas kebodohan dan kepengecutan Rakyat-Indonesia terutama ketika rakyat sudah diracuni/gemar kemaksiatan yang disuguhkan Zionists.

Jadi uang-rakyat Rp.90Milyar itu dipake bukan untuk melindungi rakyat-Indonesia melainkan justru untuk membiayai kegiatan penipuan/perbudakan terhadap rakyat-Indonesia (bayar influencer+buzzer). Jadi 90M itu justru untuk membiayai misi menjerumuskan rakyat-Indonesia ke dalam jurang-perbudakanNWO seperti ini toooo… Melanjutkan realisasi penjualan NKRI beserta rakyat nya kepada Zionis/Illuminati.
Padahal duit segede itu didapatkan dengan cara “Berhutang kepada World-Bank(YahudiZionis/Illuminati)” dan harus dibayar oleh rakyat-Indonesia dalam bentuk pajak. Jadi rakyat-Indonesia dibikin: “Membiayai kegiatan untuk membahayakan/menyusahkan rakyat-Indonesia sendiri”.


Jadi uang-rakyat Rp.90Milyar itu dipake bukan untuk melindungi rakyat-Indonesia melainkan justru untuk membiayai kegiatan penipuan/perbudakan terhadap rakyat-Indonesia (bayar influencer+buzzer). Jadi 90M itu justru untuk membiayai misi menjerumuskan rakyat-Indonesia ke dalam jurang-perbudakanNWO seperti ini toooo... Melanjutkan realisasi penjualan NKRI beserta rakyat nya kepada Zionis/Illuminati. Padahal duit segede itu didapatkan dengan cara
Jadi uang-rakyat Rp.90Milyar itu dipake bukan untuk melindungi rakyat-Indonesia melainkan justru untuk membiayai kegiatan penipuan/perbudakan terhadap rakyat-Indonesia (bayar influencer+buzzer). Jadi 90M itu justru untuk membiayai misi menjerumuskan rakyat-Indonesia ke dalam jurang-perbudakanNWO seperti ini toooo… Melanjutkan realisasi penjualan NKRI beserta rakyat nya kepada Zionis/Illuminati.
Padahal duit segede itu didapatkan dengan cara “Berhutang kepada World-Bank(YahudiZionis/Illuminati)” dan harus dibayar oleh rakyat-Indonesia dalam bentuk pajak. Jadi rakyat-Indonesia dibikin: “Membiayai kegiatan untuk membahayakan/menyusahkan rakyat-Indonesia sendiri”.

Kita perjuangkan menghukummati IDI dan mediapers-mainstream (KompasTV, MetroTV, CNBC, CNN dll) dan semua politikuskotor+aparatkotor atas kejahatan sandiwara-Corona ini.

IDI MEMANG ANTEK(kacung)-WHO (ORGANISASI PENYEMBAH-DAJJAL DAN PENGIKUT-IBLIS)
IDI MEMANG ANTEK(kacung)-WHO (ORGANISASI PENYEMBAH-DAJJAL DAN PENGIKUT-IBLIS)
IDI MEMANG ANTEK(kacung)-WHO (ORGANISASI PENYEMBAH-DAJJAL DAN PENGIKUT-IBLIS)
IDI MEMANG ANTEK(kacung)-WHO (ORGANISASI PENYEMBAH-DAJJAL DAN PENGIKUT-IBLIS)

IDI MEMANG ANTEK(kacung)-WHO (ORGANISASI PENYEMBAH-DAJJAL DAN PENGIKUT-IBLIS)

LOGIKA-TERBALIK PENYEMBAH-DAJJAL DAN PENGIKUT-IBLIS (YahudiZionis / Illuminati / Rotschild’s cults).

PADA PRAKTEKNYA INDONESIA INI SEBENARNYA BERAZASKAN FAHAM-SESAT: “ZIONISME” (Satanic-Jewish).


Buku ini berjudul: "Sistem Dajjal" dan ditulis oleh "Ahmad Thomson" (Muallaf berkebangsaan Inggris). Buku ini mempaparkan kebobrokan sistem-dajjal+setan+iblis yang dipraktekan oleh kaum-Illuminati(Zionis) dan celaka nya sekarang sudah menguasai/merasuki pemerintahan-NKRI sehingga menjadi pemerintahan-ZionisIndonesia seperti yang bisa kita saksikan-sendiri sekarang juga.
Buku ini berjudul: “Sistem Dajjal” dan ditulis oleh “Ahmad Thomson” (Muallaf berkebangsaan Inggris). Buku ini mempaparkan kebobrokan sistem-dajjal+setan+iblis yang dipraktekan oleh kaum-Illuminati(Zionis) dan celaka nya sekarang sudah menguasai/merasuki pemerintahan-NKRI sehingga menjadi pemerintahan-ZionisIndonesia seperti yang bisa kita saksikan-sendiri sekarang juga.
Salah-satu kelanjutan(target) dari sandiwara-Corona: "Mengganti semua agama dengan 1 agama penyembahan-setan (agama-NWO)".
Salah-satu kelanjutan(target) dari sandiwara-Corona: “Mengganti semua agama dengan 1 agama penyembahan-setan (agama-NWO)”.
Salah-satu kelanjutan(target) dari sandiwara-Corona: "Mengganti semua agama dengan 1 agama penyembahan-setan (agama-NWO)".
Salah-satu kelanjutan(target) dari sandiwara-Corona: “Mengganti semua agama dengan 1 agama penyembahan-setan (agama-NWO)”.
Salah-satu kelanjutan(target) dari sandiwara-Corona: "Mengganti semua agama dengan 1 agama penyembahan-setan (agama-NWO)".
Salah-satu kelanjutan(target) dari sandiwara-Corona: “Mengganti semua agama dengan 1 agama penyembahan-setan (agama-NWO)”.
Salah-satu kelanjutan(target) dari sandiwara-Corona: "Mengganti semua agama dengan 1 agama penyembahan-setan (agama-NWO)".
Salah-satu kelanjutan(target) dari sandiwara-Corona: “Mengganti semua agama dengan 1 agama penyembahan-setan (agama-NWO)”.
Salah-satu kelanjutan(target) dari sandiwara-Corona: "Mengganti semua agama dengan 1 agama penyembahan-setan (agama-NWO)".
Salah-satu kelanjutan(target) dari sandiwara-Corona: “Mengganti semua agama dengan 1 agama penyembahan-setan (agama-NWO)”.
Kelanjutan sandiwara-Corona: "OmniBus-Law dan UU Cipta-Kerja adalah framework dari penyerahan-negara dan perbudakan-rakyat Indonesia oleh pejabat+pemerintah NKRI kepada YahudiZionis (baik Zionist berwajah capitalist maupun Zionist berwajah komunis)."
Kelanjutan sandiwara-Corona: “OmniBus-Law dan UU Cipta-Kerja adalah framework dari penyerahan-negara dan perbudakan-rakyat Indonesia oleh pejabat+pemerintah NKRI kepada YahudiZionis (baik Zionist berwajah capitalist maupun Zionist berwajah komunis).”
Sandiwara-Corona ini cuman untuk bikin bangkrut NKRI (dan juga semua-negara) dan melaratkan rakyat sampai kelaparan. YahudiZionis menunggangi budaya-korupsi Indonesia dengan bantuan mediapers-mainstream (dimiliki/dikendalikan YahudiZionis). Borgol rakyat-Indonesia (dan juga dunia) dengan chip ID2020 (lihat situs mereka babi-babi YahudiZionis http://id2020.org) dan lantas otomatis berlaku mata-uang tunggal-dunia yang baru (milik illuminati-YahudiZionis penyembah-Dajjal/Iblis).
Sandiwara-Corona ini cuman untuk bikin bangkrut NKRI (dan juga semua-negara) dan melaratkan rakyat sampai kelaparan. YahudiZionis menunggangi budaya-korupsi Indonesia dengan bantuan mediapers-mainstream (dimiliki/dikendalikan YahudiZionis). Borgol rakyat-Indonesia (dan juga dunia) dengan chip ID2020 (lihat situs mereka babi-babi YahudiZionis http://id2020.org) dan lantas otomatis berlaku mata-uang tunggal-dunia yang baru (milik illuminati-YahudiZionis penyembah-Dajjal/Iblis).


Baca penjelasan-lengkapnya beserta bukti+fakta nya dibawah itu

   :::::
   :::::
   :::::
 ..:::::..
  ':::::'
    ':`

Salah-satu kelanjutan(target) dari sandiwara-Corona: “Mengganti semua agama dengan 1 agama penyembahan-setan (agama-NWO)”.


Proxy-Artikel/Berita yang dalam format PDF dari “RAKYAT.monster” tidak-berisi movie padahal banyak berisi sumber bukti+fakta yang sangat-bermanfaat jika kita petik untuk melawan fitnah-fitnah dan tipuan-tipuan yang disebarkan oleh gerombolan-Illuminati/Zionist. Karena nya kami sangat merekomendasikan untuk juga menonton semua movie nya di link-URL sebagai-berikut…

Tolak New-Normal…!!! Kita pake yang Normal-normal saja….!!!!



INFO HARGA-PROMOSI, DISCOUNT, BONUS, TEST-DRIVE DAN PAMERAN.

Food and Beverages

Print Friendly, PDF & Email
Salah-satu kelanjutan(target) dari sandiwara-Corona: "Mengganti semua agama dengan 1 agama penyembahan-setan (agama-NWO)".

Post Author: Ilham Firdaus